Surakarta, Jawa Tengah
Batik Kawung Sogan
Empat elips bertaut membentuk kisi rapat dalam warna sogan cokelat.
Barisan mata pedang diagonal di atas dasar indigo, dipisah garis emas bertitik.
Tersedia 24 m
Parang adalah salah satu motif paling dikenal dari keraton Jawa: deretan bentuk melengkung yang berulang miring 45 derajat, dipisahkan pita bertitik yang disebut mlinjon. Versi barong memakai skala paling besar dalam keluarga parang, sehingga motifnya tetap terbaca meski kain dipotong pendek. Dicetak di atas katun halus 130 gsm dengan dasar indigo pekat dan garis motif warna kapas.
| Daerah asal | Surakarta, Jawa Tengah |
|---|---|
| Teknik | Batik |
| Lebar | 115 cm |
| Gramasi | 130 gsm |
| Kelipatan potong | 0,5 m |
| Kode produk | KK-01 |
Dalam tata busana keraton Surakarta, parang termasuk motif yang penggunaannya dahulu diatur menurut kedudukan pemakainya, dan ukuran barong adalah yang terbesar. Aturan itu kini tidak lagi mengikat, tetapi susunan diagonalnya tetap dipakai karena membuat siapa pun yang mengenakannya terlihat lebih jangkung.
Data contoh. Katalog ini dibangun sebagai demonstrasi. Harga, stok, dan estimasi waktu di situs adalah angka ilustrasi, bukan daftar harga yang berlaku. Tidak ada pembayaran yang diproses.
Serupa
Surakarta, Jawa Tengah
Empat elips bertaut membentuk kisi rapat dalam warna sogan cokelat.
Lampung
Pita benang emas dan deretan segitiga tunas bambu di atas biru malam.