Tenun Endek Bali Giri
Belah ketupat emas berjajar rapat di atas dasar hijau jamrud.
Tersedia 64 m
Tentang kain ini
Endek memakai teknik ikat hanya pada benang pakan, sehingga motifnya lebih kecil dan lebih rapat dibanding ikat ganda. Belah ketupat disusun dalam kisi teratur dengan aksen terakota di antaranya. Campuran katun dan rayon 160 gsm membuat kain jatuh lembut namun tetap menahan bentuk lipatan.
Cocok untuk
- Kemeja formal dan atasan berkerah
- Rok dan celana kulot
- Selendang dan aksen busana adat
Perawatan
- Cuci tangan atau mesin program lembut dengan air dingin
- Hindari pemutih dan pelembut berbahan asam
- Jemur terbalik di tempat teduh
- Setrika suhu rendah karena rayon peka terhadap panas
Spesifikasi
| Daerah asal | Klungkung, Bali |
|---|---|
| Teknik | Tenun |
| Lebar | 110 cm |
| Gramasi | 160 gsm |
| Kelipatan potong | 0,5 m |
| Kode produk | KK-07 |
Latar motif
Endek dipakai luas di Bali untuk busana ke pura maupun seragam, dan pada 2021 pemerintah daerah mendorong pemakaiannya melalui surat edaran penggunaan endek pada hari tertentu. Hasilnya, motif endek kini banyak diproduksi dalam warna-warna baru.
Data contoh. Katalog ini dibangun sebagai demonstrasi. Harga, stok, dan estimasi waktu di situs adalah angka ilustrasi, bukan daftar harga yang berlaku. Tidak ada pembayaran yang diproses.
Serupa
Kain lain yang mungkin cocok
Sengkang, Sulawesi Selatan
Lipa' Sabbe Sengkang
Kotak-kotak sutra merah delima dipotong garis emas dan hijau tua.
Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur
Tenun Ikat Sumba Tanah
Deretan mata panah bertepi berbayang dalam warna tanah merah dan krem gading.
Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Lurik Yogya Klasik
Garis lungsi selebar berbeda-beda dalam warna krem, cokelat tua, dan bata.