Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur
Tenun Ikat Sumba Tanah
Deretan mata panah bertepi berbayang dalam warna tanah merah dan krem gading.
Riak jahitan perintang dalam magenta, ungu, dan kuning kunyit.
Tersedia 88 m
Sasirangan dibuat dengan menjelujur kain mengikuti pola, menarik benangnya rapat, lalu mencelupkannya — bagian yang terjepit jahitan menolak warna dan meninggalkan garis bergelombang. Karena tarikan benang tidak pernah persis sama, tiap potong kain memiliki riak yang sedikit berbeda. Katun 140 gsm.
| Daerah asal | Banjarmasin, Kalimantan Selatan |
|---|---|
| Teknik | Jumputan |
| Lebar | 115 cm |
| Gramasi | 140 gsm |
| Kelipatan potong | 0,5 m |
| Kode produk | KK-08 |
Nama sasirangan berasal dari kata menyirang, yang berarti menjelujur. Kain ini berasal dari Kalimantan Selatan dan secara tradisional dibuat dalam jumlah kecil sesuai pesanan, karena tiap pola harus dijelujur ulang dari awal.
Data contoh. Katalog ini dibangun sebagai demonstrasi. Harga, stok, dan estimasi waktu di situs adalah angka ilustrasi, bukan daftar harga yang berlaku. Tidak ada pembayaran yang diproses.
Serupa
Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur
Deretan mata panah bertepi berbayang dalam warna tanah merah dan krem gading.
Toba, Sumatera Utara
Pita merah dan krem berselang dengan panel segitiga pada latar hitam.
Palembang, Sumatera Selatan
Jaring benang emas menutup hampir seluruh permukaan sutra merah delima.
Sengkang, Sulawesi Selatan
Kotak-kotak sutra merah delima dipotong garis emas dan hijau tua.