Lampung
Tapis Lampung Pucuk Rebung
Pita benang emas dan deretan segitiga tunas bambu di atas biru malam.
Jaring benang emas menutup hampir seluruh permukaan sutra merah delima.
Tersisa 9 m
Lepus adalah ragam songket yang benang emasnya menutup nyaris seluruh bidang kain, bukan hanya bagian tepi. Motif belah ketupat bertumpuk dengan titik pusat dan silang kecil di antaranya. Ditenun di atas dasar sutra dengan benang metalik, menghasilkan kain 260 gsm yang berat, berkilau, dan jatuh dengan lipatan tegas.
| Daerah asal | Palembang, Sumatera Selatan |
|---|---|
| Teknik | Songket |
| Lebar | 100 cm |
| Gramasi | 260 gsm |
| Kelipatan potong | 0,5 m |
| Kode produk | KK-03 |
Songket dari Palembang secara tradisional dikerjakan dengan menyisipkan benang tambahan pada setiap baris tenunan — pekerjaan yang lambat dan menjadi alasan kain jenis ini selalu dihargai lebih tinggi daripada tenun polos. Kain ini termasuk yang paling berat di katalog kami.
Data contoh. Katalog ini dibangun sebagai demonstrasi. Harga, stok, dan estimasi waktu di situs adalah angka ilustrasi, bukan daftar harga yang berlaku. Tidak ada pembayaran yang diproses.
Serupa
Lampung
Pita benang emas dan deretan segitiga tunas bambu di atas biru malam.
Sengkang, Sulawesi Selatan
Kotak-kotak sutra merah delima dipotong garis emas dan hijau tua.
Surakarta, Jawa Tengah
Barisan mata pedang diagonal di atas dasar indigo, dipisah garis emas bertitik.
Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur
Deretan mata panah bertepi berbayang dalam warna tanah merah dan krem gading.